Pernah dengar Tebing Breksi? Bagi sebagian orang bisa jadi baru pertama kali mendengarnya. Tapi bagi yang suka bepergian dan mengunjungi objek wisata kekinian terbaru, tentu Tebing Breksi bukan hal yang baru lagi. Ya, salah satu objek wisata yang ada di seputar Jogjakarta ini sukses memukau banyak pengunjungnya. Dan kini di saat pariwisata mulai giat kembali, banyak yang rindu atau tertarik untuk melihat objek wisata yang satu ini. Nah, pastinya kondisi sekarang berbeda dengan sebelumnya. Ada banyak hal yang harus disiapkan terutama berkaitan dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Supaya tidak salah ketinggalan satu hal apapun, sebaiknya baca ini sebelum ke Tebing Breksi di masa pandemi dan menjelang new normal.

Sejarah Tebing Breksi

Pertama-tama bagi yang belum kenal dengan tempat wisata yang satu ini, ada baiknya membaca tentang sejarah maupun asal muasal Tebing Breksi. Tentu tidak lengkap jika merencanakan trip ke suatu tempat, tapi tidak mengenal baik tempat yang akan dikunjungi tersebut. Demikian halnya jika berencana untuk melakukan travel ke objek wisata ini saat new normal ini. Sebaiknya pahami dulu kondisi dan medan tempat tersebut untuk mempermudah persiapan trip yang dilakukan.

Sebagi informasi pertama, Tebing Breksi ini sendiri dari awal bukanlah tempat wisata. Malahan sebelumnya tempat ini merupakan area tambang batu kapur yang bermula sejak tahun 1980. Banyak warga di sekitarnya menambang batu kapur di area tersebut sebagai mata pencaharian tetap. Namun, seiring waktu berjalan rupanya melalui sebuah penelitian, diketahui bahwa batu kapur yang ada di Tebing Breksi merupakan hasil endapan abu vulkanik. Sehingga kemudian aktivitas tambang dihentikan untuk melestarikan area tersebut sebagai kawasan cagar budaya.

Dari sini maka banyak para pekerja yang tadinya menambang batu kapur mulai mengubahnya menjadi lokasi wisata yang menarik. Sedikit demi sedikit dilakukan perbaikan, sehingga area tersebut makin cantik dan menarik untuk dikunjungi. Dari sini akhirnya Tebing Breksi dibuka sebagai kawasan wisata untuk umum dan mampu menyedot banyak wisatawan lokal yang tertarik dan penasaran dengan keindahannya.

Lokasi dan Fasilitas 

Sebelum merencanakan trip ke lokasi ini, maka sebaiknya ketahui lokasi tepat dari objek wisata yang satu ini. Bagi yang belum tahu, Tebing Breksi berlokasi di Sleman, Yogyakarta. Tepatnya di Dusun Groyokan. Lokasinya berada kurang lebih 7 kilometer dari Candi Prambanan, sehingga tidak sulit untuk ditemukan.

Tempat wisata ini menawarkan beberapa fasilitas pada para pengunjungnya. Mulai dari area parkir yang memadai, musholla, toilet umum, hingga spot foto cantik berbayar. Sebaiknya hati-hati saat menggunakan fasilitas umum tersebut. Usahakan untuk menjaga protokol kesehatan yang optimal. Selain itu jika ingin berfoto jangan lupa untuk mencari tahu apakah spot tersebut berbayar atau tidak. Ada baiknya menyiapkan sejumlah uang tunai saat memasuki kawasan wisata ini.

Panduan ke Tebing Breksi Saat New Normal

Di masa pandemi yang lalu, kawasan wisata di Jogja ini sempat tutup sementara waktu. Namun, saat new normal mulai dijalankan, saat ini area tersebut  juga mulai dibuka kembali untuk umum. Tentu saja kondisi saat ini berbeda dengan sebelumnya. Ada protokol kesehatan yang harus diterapkan. Tidak hanya itu saja, ada banyak persiapan penting yang harus dilakukan oleh para wisatawan sebelum memutuskan untuk merencanakan travel ke Tebing Breksi. Secara umum, berikut ini beberapa hal yang wajib dilakukan sebelum mengunjungi lokasi wisata yang menarik tersebut.

Hal yang Harus Diperhatikan:

  • Harus Sehat, Tidak Demam Atau Batuk Pilek. Pastikan suhu badan kurang dari 37 derajat supaya diperbolehkan memasuki area wisata. Pastikan juga tidak sedang menderita batuk dan pilek yang berat dan dapat mengganggu pengunjung yang lain. Jika hal ini terjadi, maka pihak pengelola berhak menolak Anda memasuki kawasan wisata.
  • Gunakan Kendaraan Pribadi. Di masa new normal ini tidak banyak kendaraan umum yang beroperasi normal, adapun jumlahnya dibatasi sesuai aturan yang berlaku. Oleh sebab itu rencanakan trip atau perjalanan Anda menggunakan kendaraan pribadi. Supaya tidak kesulitan menuju tempat tersebut dan dapat terhindar dari resiko penularan virus.
  • Pakai Masker Atau Face Shield. Ini merupakan hal wajib yang harus dilakukan semua orang di masa new normal. Termasuk juga saat berkunjung ke kawasan wisata Tebing Breksi, sudah pasti Anda harus mengenakan masker atau face shield. Hal ini untuk menghindari resiko percikan droplet antar pengunjung yang bisa menularkan virus. Oleh karena itu persiapkan masker ataupun face shield dari rumah. Supaya saat berada di lokasi dapat siap untuk digunakan.
  • Hindari Berkerumun dan Jaga Jarak. Inilah hal penting yang sering kali terlupakan saat sedang berwisata. Kebanyakan orang melupakan aturan ini saat berfoto bersama atau terlanjur asyik menikmati kawasan wisata beramai-ramai. Padahal hal ini cukup penting. Sebaiknya saling mengingatkan satu dengan yang lain untuk menjaga jarak dengan pengunjung yang lain. Hindari berkerumun dan kunjungi objek yang satu dan yang lain secara bergantian.
  • Gunakan Hand Sanitizer. Lokasi wisata ini bisa saja menyediakan hand sanitizer ataupun tempat cuci tangan. Namun bisa saja kurang memadai. Oleh sebab itu siapkan sendiri hand sanitizer pribadi yang dapat dipakai sewaktu-waktu dan lebih aman.

Nah, dengan informasi di atas, tentu para wisatawan dapat mengunjungi Tebing Breksi dengan aman dan nyaman. Apalagi di masa pandemi yang mana protokol kesehatan sangat penting untuk diperhatikan sekaligus dilaksanakan. Dengan baca artikel dari rekreasi ini sebelum ke Tebing Breksi di masa pandemi, setidaknya resiko terserang virus bisa lebih minim. Hati dan pikiran terasa gembira setelah berlibur, badan juga tetap sehat seperti saat sebelum melakukan trip ke Tebing Breksi.

You might also enjoy:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *