Pantai senggigi hanyalah satu dari sekian banyak wisata pantai di Pulau Lombok. Di sana, masih ada banyak pantai lain yang menjadi bukti keindahan tanah Lombok. Sebut saja Pantai Tanjung Aan di Bukit Marese dan Pantai Kuta Lombok yang sering disebut Pantai Merica karena tekstur pasirnya.

Ada pula Pantai Selong Belanak dan Bangko-Bangko yang populer di antara para selancar. Tak ketinggalan Pantai Tangsi atau Pink Beach yang keindahannya tak perlu diragukan lagi.

Tapi, Pantai Senggigi adalah ikon wisata Pulau Lombok sejak dulu. Mulai dikembangkan sejak tahun 1980, Pantai Senggigi dulunya merupakan satu-satunya pantai di Lombok yang ramai oleh wisatawan. Terutama di tahun ’80 hingga awal ’90-an, saat Lombok belum menjadi destinasi wisata yang populer.

Rute Menuju Pantai Senggigi

Pantai Senggigi (3)
Sumber: Unsplash.com

Pantai Senggigi berlokasi tidak jauh dari ibukota provinsi Nusa Tenggara Barat, Mataram. Mungkin inilah sebabnya kenapa Pantai Senggigi menjadi pantai pertama yang dikembangkan dan dikomersialkan oleh pemerintah setempat. Lokasi yang strategis membuatnya mudah diakses. Jaraknya hanya sekitar 30 menit dengan berkendara dari Mataram.

Di sepanjang perjalanan, wisatawan bisa menikmati pemandangan yang indah. Sejak dulu, sudah terdapat banyak penginapan, toko souvenir, dan toko perlengkapan untuk turis dan perlengkapan sehari-hari di sepanjang jalan menuju pantai.

Saat ini, lebih ramai lagi dengan adanya restoran, bar, dan lain-lain. Oh ya, tiket masuk ke pantai juga sangat terjangkau. Nah bagaimana kalau kamu dari Jakarta ingin ke Lombok? Silakan baca tulisan ini: Persiapan Wisata ke Lombok Kalau Kamu dari Jakarta

Main Pasir, Jogging, Menikmati Sunset, Snorkeling, Semuanya Bisa

Nama Pantai Senggigi konon diambil dari nama seorang putri dalam legenda rakyat Lombok. Karena sudah cukup lama dikembangkan oleh pemerintah, maka ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di pantai ini.

Mau sekadar bermain pasir bersama si kecil? Bisa. Pasir pantainya bersih walaupun ada terkadang banyak dedaunan kering yang berjatuhan.

Main air di pinggir pantai juga aman, karena arusnya tidak terlalu besar. Sekedar berendam di air laut atau sekalian snorkeling, seru juga. Kamu bisa membawa peralatan snorkeling sendiri atau dengan menyewanya langsung di pantai.

Pantai Senggigi dikenal dengan keindahan terumbu karangnya yang masih terjaga dengan baik. Tak sedikit wisatawan yang datang ke Senggigi untuk snorkeling.

Di bagian tengah laut, arusnya cukup untuk berselancar. Walaupun bukan tujuan para peselancar sejati yang menyukai ombak besar. Di Pantai Senggigi, cocok untuk pemula yang ingin belajar surfing.

Penyewaan papan selancar disediakan di pantai, ada guide khusus juga yang akan mendampingi wisatawan yang masih pemula. Selain itu, wisatawan juga bisa menyewa kano, bahkan memancing. Semua peralatan disewakan, jadi tidak perlu kuatir.

Pantai Senggigi (2)
Sumber: Unsplash.com

Kalau kamu tipe yang suka rebahan saja, menikmati sunrise atau sunset di Pantai Senggigi paling cocok untukmu. Sinar matahari pagi yang menyeruak dari perbukitan akan terpancar di air laut yang jernih.

Suasana pagi yang masih sepi, dengan air laut yang tenang, pesisir pantai yang indah, akan memberikan pengalaman spiritual tersendiri bagi siapa saja. Setelahnya pun kamu bisa jogging di sepanjang pantai.

Sementara itu, matahari terbenam di pantai Senggigi juga sangat tersohor saking indahnya. Langit jingga dan hilangnya matahari decara perlahan-lahan akan membius siapa saja yang melihatnya. Jadi, luangkan waktu di sore hari untuk mampir ke Senggigi. Nikmati sambil minum kelapa muda yang super segar!

Wisata Kuliner dan Wisata Belanja di Pantai Senggigi

Lapar setelah puas bermain air seharian? Tenang saja, di sekitar pantai tersedia cukup banyak rumah makan. Hidangan yang ditawarkan juga beragam, mulai dari kuliner Asia hingga Eropa. Ada juga yang menawarkan hidangan laut.

Tapi sudah sampai di Lombok, sayang rasanya kalau melewatkan hidangan kuliner khas Lombok yang dikenal lezat! Ada Ayam Taliwang, Plecing Kangkung, dan Sate Rembiga yang paling populer. Beberuk Terong dan Sayur Ares juga patut dicoba!

Kalau mau sekedar ngemil, di sekitar pantai juga ada warung makanan. Warung-warung ini biasanya menawarkan jagung bakar dan kelapa muda. Lumayan kan untuk mengisi perut setelah beraktivitas di air.

Daya Tarik Lainnya di Sekitar Senggigi

Dari Senggigi, ternyata ada destinasi wisata lainnya yang sayang kalau dilewatkan. Lokasinya tidak jauh dari Senggigi. Pernah ke Batu Bolong yang ada di Tabanan, Bali? Ternyata Pulau Lombok juga punya Pura Batu Bolong.

Letaknya ada di dekat Pantai Senggigi, yaitu sekitar 30 menit kalau berjalan kaki. Dengan berkendara, tentunya lebih cepat. Pura yang letaknya ada di tengah laut ini terlihat dari jalanan.

Pura ini didirikan pada tahun 1533 oleh seorang resi bernama Dang Hyang Dwijendra. Dinamakan Batu Bolong karena Pura dibangun di atas bebatuan yang membentuk bukit kecil.

Batu hitam ini memiliki lubang yang biasa disebut “bolong”, terbentuk dari abrasi laut. Lubang ini dulunya adalah akses bagi para nelayan dan para pencari kayu saat mereka akan memasuki Pantai Senggigi.

Pura Batu Bolong selain sebagai tujuan wisata, juga masih digunakan sebagai tempat ibadah bagi umat Hindu di sekitar kawasan ini. Pura yang terletak di Pantai Batu Klayar ini terdiri daei 2 bangunan. Pura yang pertama adalah Pura Ratu Gede Mas Mecaling, terletak di bawah pohon.

Pura yang kedua berada di atas batu karang yang tingginya mencapai 4 meter. Di dalam Pura, terdapat beberapa arca yang diagungkan umat Hindu. Yakni Rama, Sugriwa, Subali, Laksmana, dan patung Naga.

You might also enjoy:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *