Wisata pantai drini kini sudah bisa kamu nikmati kembali setelah sebelumnya ditutup. Ya, Jogja memang masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi banyak turis lokal maupun mancanegara. Budaya tradisional yang diwariskan oleh nenek moyang secara turun temurun bisa berpadu selaras dengan perkembangan dunia modern. Inilah yang membuat banyak orang selalu kangen dengan Jogja.

Selain wisata budaya, wisata sejarah, dan wisata kuliner, Jogja juga menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan. Wisata pantai adalah salah satu yang paling populer bagi masyarakat Indonesia. Apakah ada pantai di Jogja?

Walau Jogja yang berbatasan langsung dengan laut, membuatnya banyak wisata pantai yang bisa dituju. Pantai yang paling terkenal di sekitar Jogja adalah Pantai Parangtritis yang berlokasi di Bantul. Tapi, kalau kamu ingin mengunjungi pantai yang lebih sepi dan belum banyak dikunjungi wisatawan, harus coba pergi ke wisata Pantai Drini.

Wisata Pantai Drini, Pantai Perawan di Gunungkidul

Wisata Pantai Drini
Sumber: Pixabay.com

Di sekitar Jogja ada banyak pantai yang bisa kamu kunjungi, loh. Pantai Drini yang ada di Gunungkidul adalah salah satunya. Di sekitar Pantai Drini juga terdapat beberapa pantai lain yang cukup dikenal oleh warga sekitar dan juga wisatwan.

Di antaranya adalah Pantai Kukup, Pantai Krakal, dan Pantai Sundak. Letak Pantai Drini sendiri bersebelahan langsung dengan Pantai Sepanjang dan Pantai Baron.

Untuk menuju ke pantai ini membutuhkan 2 hingga 3 jam perjalanan dari pusat kita Jogja. Tepatnya, Pantai Drini berjarak 60 km dari Jogja. Tapi tidak perlu kuatir, karena jalan menuju pantai ini mulus dan sudah diaspal. Walau jalan masuknya memang cukup terjal dan berkelok-kelok.

Yang membuat Wisata Pantai Drini menarik adalah terdapat lereng pantai yang cukup curam. Yakni sekitar 10 derajat. Selain itu, pantai ini belum banyak dijamah ileh wisatawan, karena letaknya cukup terpencil. Karena itulah Pantai Drini dijuluki sebagai pantai perawan. Udaranya bersih dan sejuk, air lautnya dingin. Hamparan pasir putihnya pun sangat indah.

Pasir putih di Pantai Drini sangat lembut dan bersih. Tak perlu ragu berjalan di sepanjang pantai dengan bertelanjang kaki di sini. Bahkan untuk anak-anak sekalipun. Karena pasirnya begitu bersih, hingga hampir tidak ada kerikil tajam. Selain itu, lautnya juga sangat tenang. Sehingga sangat aman untuk wisata santai sekeluarga.

Satu lagi ciri khas Pantai Drini yang membedakannya dari pantai lainnya di Gunungkidul. Yaitu adanya pulau karang yang letaknya k jauh dari pinggir pantai. Pulau karang ini berukuran kecil dan tampak hijau karena ditumbuhi tanaman Drini. Karena itulah pantai ini dinamakan Drini.

Wahana Main Kano yang Harus Dicoba

Wisata Pantai Drini
Sumber: Pixabay.com

Air laut Wisata Pantai Drini yang tenang di tian sangat cocok untuk bermain kano. Ditambah lagi, airnya sangat jernih. Jadi saat naik kano, kita bisa mengintip ke bawah air laut. Maka akan terlihat langsung kehidupan air di bawah kita. Seru banget, kan. Apalagi, wisato berkano ini masih terbilang jarang dan tidak mudah ditemukan.

Belum pernah naik kano sebelumnya? Jangan kuatir, karena ada guide yang akan menjelaskan terlebih dahulu cara mengendalikan kano beserta prosedur keamannnya. Guide juga akan mengawasi turis selama mereka menaiki kano.

Masih tidak berani naik kano sendiri? Jangan takut. Kano yang tersedia di Pantai Drini ada yang berukuran kecil dan besar. Yang kecil bisa dinaiki maksimal oleh 2 orang, harga sewanya Rp 50 ribu. Sementara kano besar bisa dinaiki maksimal oleh 3 orang dengan biaya Rp 80 ribu saja. Sangat terjangkau, kan?

Fasilitas Wisata Pantai Drini Lengkap Membuat Pengunjung Makin Nyaman

Kebanyakan wisatawan menyukai fasilitas yang lengkap di tempat wisata. Agar mereka bisa dengan mudah melakukan kegiatan lain meskipun sedang berwisata. Bagaimana dengan Wisata Pantai Drini yang letaknya cukup terpencil? Jangan salah… Walau terpencil, tapi fasilitas di pantai ini sudah cukup memadai.

Di ulai dari akses jalan beraspal yang mulus, kendaraan besar seperti bus pun bisa melewati jalanan ini. Lahan parkir di Pantai Drini juga cukup luas, mampu menampung beberapa bus pariwisata sekaligus. Selain itu, fasilitas umum yang mendasar seperti toilet umum dan mushola pun sudah tersedia.

Untuk bersantai di pinggir pantai, wisatawan bisa duduk-duduk di gazebo kayu yang tersedia di pinggir pantai. Tersedia juga gardu panjang, khusus untuk pengunjung yang ingin menikmati indahnya matahari terbut di Pantai Drini.

Kuatir kelaparan setelah seharian bermain pasir putih dan naik kano? Tenang… Di bagian barat pantai terdapat pelelangan ikan yang sibuk. Kamu bisa beli ikan di sana dan langsung dimasak saat itu juga. Menikmati ikan segar di pinggir pantai tentu sulit di’akukan setiap hari. Jadi, kesempatan ini juga sayang untuk dilewatkan.

Tapi, kalu tidak mau repot memilih ikan, bisa juga langsung menuju ke warung makan yang berjejer cukup banyak di pinggir pantai. Kamu cukup memilih menu saja, tidqk perlu tawar-menawar lagi. Selain itu juga ada pedagang es kelapa muda yang sangat segar. Sangat pas untuk melepas dahaga setelah main air seharian!

Harga tiket masuk ke Pantai Drini pun sangat terjangkau. Kamu cukup membayar tiket Rp 5.000 per orang. Sementara itu, tarif parkirnya adalah Rp 3.000 untuk sepeda motor, dan Rp 5.000 untuk mobil. Pantai Drini beroperasi selama 24 jam dari hari Senin hingga Minggu. Jadi, wisatawan bisa mengunjungi Pantai Drini sesuka hati. Menikmati indahnya matahari terbit atau terbenam? Bisa. Mau makan malam dengan ikan segar di pinggir pantai? Juga bisa!

Jadi, tunggu apa lagi? Segera jadwalkan wisata selanjutnya ke wisata Pantai Drini, Gunungkidul. Yang penting, kalau kamu putuskan menginap di salah satu hotel di sana, jangan lupa pahami protokol kesehatan masuk hotel ya.

You might also enjoy:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *