Valle De La Luna bisa menjawab rasa penasaran kamu soal permukaan bulan itu seperti apa. Lokasi wisata ini dalam bahasa Inggris disebut Valley of the Moon, berlokasi di Chili. Tepatnya 13 kilometer dari kota Dan Pedro de Atacama. Di sana terdapat kumpulan batu dam bukit pasir yang terukir secara alami karena hembusan angin dan air.

Kalau kamu pikir batu dan pasir kurang menarik, tunggu dulu. Di Valle de la Luna, hamparan pasir dan batunya memiliki formasi warna yang luar biasa indah. Bentuknya menyerupai permukaan bulan. Di mana lagi kita bisa melihat pemandangan yang menyerupai permukaan bulan kalau bukan di sini?

Bagaimana Cara Menuju Valle de la Luna?

Valle de la Luna
Sumber: Unsplash.com

Lokasi wisata ini berjarak 13 kilometer dari sebuah kota kecil di bagian utara Chili, San Pedro de Atacama. Kita ini sendiri terkenal dengan destinasi wisata Gurun Atacama. Dari San Pedro de Atacama, bisa menuju ke Valle de la Luna dengan mengendarai mobil melalui jalanan yang tidak beraspal. Namun jika melewati rute ini, kamu tidak akan melewati pemandangan yang terkenal di sana.

Untuk mendapat pengalaman yang maksimal, disarankan menempuh jalur pejalan kaki, naik kuda, atau bersepeda. Dengan begitu, kamu akan melewati rute yang dengan pemandangan yang lebih indah.

Wisatawan bisa saja pergi sendiri ke sana. Tapi jika menginginkan perjalanan yang nyaman tanpa pusing memikirkan alat transportasi dan kelengkapan lainnya, lebih baik booking tur saja.

Dengan ikut tur, akan ada guide yang dijamin bisa menjelaskan dengan baik mengenai sejarah geologi Valle de la Luna. Guide juga akan membawa wisatawan ke spot-spot terbaik! Tidak perlu pusing cari-cari sendiri, kan?

Tapi kalau kamu  masih bingung pilih liburan sendiri atau ikut agen, taka da salahnya baca tulisan ini: Liburan Ala Backpacker Atau Ikut Agen Travel, Mana Yang Kamu Pilih?

Bagian Mana yang Wajib Dikunjungi di Valle de la Luna?

Ada beberapa area yang wajib didatangi kalau sudah sampai di sana. wisatawan bisa melihat pemandangan yang tidak akan didapat di tempat lain! Khusus buat yang suka foto, beberapa spot ini sayang sekali untuk dilewatkan! Bahkan wisatawan yang tidak terlalu suka berfoto pun pasti ingin mengabadikan berbagai momen di sana.

Spot yang pertama adalah Duna Mayor atau Major Dune. Ini adalah bukit pasir raksasa yang terletak di antara 2 gunung. Wisatawan bisa mendaki bukitnya untuk melihat langsung pemandangan yang luar biasa indah. Apalagi kalau datang di saat matahari terbenam.

Lokasi kedua adalah Anfiteatro atau Amphitheater. Ini adalah formasi bebatuan yang secara alami membentuk amfiteater. Pasirnya berwarna putih, dengan bebatuan berwarna coklat muda. Dari sini, wisatawan bisa melihat keseluruhan Valle de la Luna.

Ada pula Tres Marias, yaitu berupa formasi batu yang terletak di hamparan garam putih. Bebatuan ini bentuknya menyerupai 3 orang wanita yang sedang berdoa. Sangat unik dan indah.

Tempat keempat yang wajib dikunjungi adalah Cavernas de Sal Valle de La Luna, atau Salt Caves. Ini adalah gua-gua sempit yang di dalamnya terdapat garam mengkristal yang berkilauan. Wisatawan pun bisa mendengar kristal-kristal garam ini berderik.

Kegiatan Apa yang Bisa Dilakukan di Valle de la Luna?

Valle de la Luna
Sumber: Unsplash.com

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat berwisata ke lembah bulan ini. Yang pertama adalah hiking. Di sana, terdapat 4 jalur hiking utama. Tidak biasa hiking sebelumnya? Tidak perlu kuatir. Jalur hiking ini semuanya berada di level kesukaran medium, jadi yidak akan terlalu menyulitkan. Tinggal ikuti saja jalurnya untuk menikmati pemandangan di sekitar.

Kegiatan selanjutnya yang bisa dipilih adalah bersepeda. Iklim di Valle de la Luna memang cukup panas dan kering. Sehingga bersepedabisa jadi cukup menantang. Tapi tetap bisa dilakukan, kok. Valle de la Luna juga sering dijadikan lokasi ajang balapan sepeda gunung selama bertahun-tahun.

Yang kamu butuhkan untuk bersepeda di sini adalah sepeda berkualitas baik dilengkapi suspensi yang bagus, helm, air minum, dan beberapa cemilan sebagai penahan lapar dan haus. Disarankan untuk bersepeda di pagi hari. Karena di siang hari anginnya lebih kencang, bersepeda pun akan lebih sulit.

Kegiatan yang ketiga adalah naik kuda. Paling asik lagi kalau kamu sudah pernah naik kuda sebelumnya, jadi tidak perlu terlalu kuatir. Dengan naik kuda, wisatawan bisa benar-benar menikmati pemandangan, tanpa harus menguras tenaga. Kaki pun bisa beristirahat, tidak serti hiking dan bersepeda yang harus mengerahkan tenaga.

Melihat matahari terbenam dari ketinggian adalah kegiatan lain yang harus dicoba. Apalagi tempat ini memang sangat populer dengan pemandangan matahari terbenamnya. Terbenamnya matahari akan memberi pantulan cahaya ke perbukitan, menghasilkan warna-warni yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Daki Major Dune untuk spot yang terbaik!

Setelah menyaksikan matahari terbenam, jangan lanagsung pulang ke hotel. Tunggu sesaat, maka kamu bisa menyaksikan bintang di langit yang jernih tanpa polusi udara sedikitpun! Gurun Atacama memang dikenal sebagai tempat stargazing (memandang bintang) yang terbaik sedunia! Tidak ada tempat lain di muka Bumi yang mengalahkan Gurun Atacama.

Waktu Terbaik Ke Sana

Jadi, kapan waktu terbaik untuk berwisata ke Valle de la Luna? Tentu saja wisatawan bisa berkunjung kapan saja. Tetapi sangat direkomendasikan berkunjung di bulan Desember sampai Februari. Karena ini adalah musim panas di Chili.

Bulan Januari sampai Februari adalah waktu tersibuk. Jadi, kalau kamu lebih suka menghindari keramaian, bisa datang di bulan September sampai November saat musim semi atau bulan Maret sampai Mei saat musim gugur.

You might also enjoy:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *